Pengorbanan Paling Heroik dan Mengharukan Dalam Film

views 3 Kali dilihat
Pengorbanan Paling Heroik dan Mengharukan Dalam Filmby Situsku.Bizon.Pengorbanan Paling Heroik dan Mengharukan Dalam FilmBeberapa film memang kerap menampilkan adegan tokoh mengorbankan nyawanya demi melindungi sesuatu yang dicintainya. Tak jarang aksi heroik tokoh tersebut bisa membuat para penontonnya jadi ikut terharu dan terbawa emosi. Aksi heroik seperti itu memang patut ditiru. Demi melindungi orang-orang yang dicintainya, mereka tak akan ragu berhadapan dengan apapun meskipun nyawanya jadi taruhan. Berikut Wow […]

Beberapa film memang kerap menampilkan adegan tokoh mengorbankan nyawanya demi melindungi sesuatu yang dicintainya. Tak jarang aksi heroik tokoh tersebut bisa membuat para penontonnya jadi ikut terharu dan terbawa emosi.

Aksi heroik seperti itu memang patut ditiru. Demi melindungi orang-orang yang dicintainya, mereka tak akan ragu berhadapan dengan apapun meskipun nyawanya jadi taruhan.

Berikut Wow Menariknya sajikan beberapa pengorbanan paling heroik dan mengharukan dalam film.

3. 300 – Raja Leonidas dan 300 Pasukan Sparta

Tokoh Leonidas (Gerard Butler) dalam film “300” pasti sudah banyak dikenal orang. Meskipun sifatnya sangat tegas dan terlihat berwajah kejam, tapi sebagai seorang raja Leonidas begitu menyayangi rakyatnya termasuk istri dan anaknya.

Dalam film tersebut diceritakan jutaan pasukan Persia mengepung daratan Yunani, termasuk Sparta tempat di mana rakyat Leonidas tinggal akan jadi korban pembantaian dan perbudakan tentara Persia. Tak terima dengan ancaman itu, Leonidas dan pasukan Sparta lainnya maju untuk menghadap pasukan Sparta disebuah tempat sempit yang dikenal dengan sebutan Hot Gates.

Namun, tidak seluruh pasukan Sparta maju, hanya 300 prajurit termasuk Raja Leonidas yang maju ke pertempuran. Bayangkan jutaan pasukan Persia melawan 300 prajurit. Dalam logika, jumlah yang jauh tak seimbang seperti itu pasti akan kalah dengan cepat. Tapi karena cinta dan semangat pasukan Sparta untuk melindungi rakyatnya, mereka berhasil mengalahkan ratusan ribu tentara Persia dan juga berhasil menahan mereka selama 3 hari 3 malam untuk mengulur waktu.

Film ini memang diangkat dari kisah nyata, dikenal sebagai Pertempuran Thermopylae. Kembali lagi pada 480 SM dimana 300 pasukan Sparta pemberani yang dipimpin oleh Raja Leonidas maju menghadang jutaan pasukan Persia.

2. Armageddon – Harry Stamper (Bruce Willis)

Bruce Willis memerankan peran sebagai Harry Stamper dalam film tahun 1998 yang berjudul “Armageddon.” Film yang disutradarai oleh Michael Bay ini menceritakan sebuah asteroid besar yang akan menghancurkan segala kehidupan di bumi.

Untuk menyelamatkan manusia dari kepunahan, sebuah tim yang dipimpin oleh Harry Stamper pun dibentuk untuk mendarat di asteroid tersebut dan menghancurkannya dengan menggunakan nuklir dengan maksud membelah asteroid raksasa itu agar tidak sampai ke bumi.

Pacar anak Harry, Frost (Ben Affleck), juga ikut ambil bagian dalam tim Harry. Namun sayang ketika nuklir berhasil ditanamkan di pusat asteroid itu, alat pemicu jarak jauh nuklir tersebut ruksak sehingga harus menggunakan alat pemicu manual. Dengan kata lain harus ada satu orang yang mengorbankan nyawanya untuk tinggal di asteroid itu dan hancur bersamanya.

Sebuah undian pun dilakukan untuk memilih siapa yang harus menekan tombol pemicu manual itu. Dan yang terpilih adalah Forst. Tak tega melihat anaknya nanti menderita karena kehilangan orang yang dicintainya, Harry pun memutuskan untuk menggantikan posisi Forst. Hingga pada akhirnya Harry meninggal setelah menekan tombol nuklir dan berhasil menyelamatkan dunia termasuk membahagiakan anaknya.

1. The Last Samurai – Katsumoto

The Last Samurai mengisahkan penentangan terhadap kebijakan modernisme pemerintahan Kaisar Jepang oleh sekelompok Samurai yang dianggap melupakan nilai-nilai budaya Jepang. Menonton film ini berarti kamu akan tahu kenapa orang-orang Jepang begitu disiplin dan tidak melupakan siapa mereka sebenarnya.

Tom Cruise juga ikut main dalam film ini sebagai Kapten Nathan Algern yang awalnya disewa pemerintah Jepang untuk melatih tentara agar pasukan Samurai yang dipimpin oleh Katsumoto (Ken Watanabe) bisa disingkirkan. Namun, ketika ia ditangkap oleh pasukan Samurai dan dibawa ke tempat mereka tinggal, Kapten Nathan mulai merasakan kedamaian yang tak pernah ia rasakan sebelumnya.

Dari musuh, Kapten Nathan jadi ikut kelompok Samurai dan mulai berlatih menggunakan pedang. Ketika pertempuran antara pasukan Kaisar melawan pasukan Samurai dimulai, keadaan benar-benar tidak seimbang. Selain kalah jumlah, pasukan Samurai juga kalah canggih. Pasalnya yang digunakan pasukan Kaisar adalah senapan angin dan senapan mesin sedangkan pasukan Samurai hanya menggunakan pedang dan panah.

Namun, karena semangat pasukan Samurai yang tinggi untuk melindungi Jepang dari belenggu negara-negara Barat, Katsumoto, Kapten Nathan dan pasukan samurai lainnya tetap berjuang sampai titik penghabisan. Hingga akhirnya Katsumoto tewas dengan cara menusukan pedangnya sendiri sebagai tanda penghormatan terakhir.

Mendengar pengobanan para Samurai, sang Kaisar pun terharu hingga sadar bahwa Jepang telah melupakan budayanya. Mungkin karena kisah seperti inilah Jepang sampai sekarang dikenal sebagai negara yang disiplin dan tidak pernah melupakan budayanya.

Related Posts