Terlahir Dengan Jantung Setengah, Bayi Mungil Ini Berhasil Selamat dari Stroke dan Empat Kali Operasi

views 5 Kali dilihat
Terlahir Dengan Jantung Setengah, Bayi Mungil Ini Berhasil Selamat dari Stroke dan Empat Kali Operasiby Situsku.Bizon.Terlahir Dengan Jantung Setengah, Bayi Mungil Ini Berhasil Selamat dari Stroke dan Empat Kali OperasiJack Setevns (foto: Metro) Meski terlahir dengan jantung setengah, bayi berusia 15 bulan ini sudah bisa melewati masa-masa kritis yang bahkan orang dewasa pun sulit untuk melaluinya. Bagaimana tidak, bayi mungil ini berhasil selamat dari stroke dan juga empat kali operasi jantung terbuka. Bayi bernama Jack Stevens itu lahir dengan menderita Sindrom Jantung Kiri Hypoplastic […]

Jack Setevns (foto: Metro)

Meski terlahir dengan jantung setengah, bayi berusia 15 bulan ini sudah bisa melewati masa-masa kritis yang bahkan orang dewasa pun sulit untuk melaluinya. Bagaimana tidak, bayi mungil ini berhasil selamat dari stroke dan juga empat kali operasi jantung terbuka.

Bayi bernama Jack Stevens itu lahir dengan menderita Sindrom Jantung Kiri Hypoplastic (HLHS), yang berarti bagian kiri jantungnya tidak berfungsi dengan baik.

Melansir Metro.co.uk, Rabu (1/4/2015), si kecil dari Hartlepool, County Durham itu telah menghabiskan separuh hidupnya yang singkat di rumah sakit, menjalani sembilan operasi, termasuk empat kali operasi jantung terbuka.

Penderitaan Jack belum sampai disitu, ia juga menderita stroke yang memaksanya harus diresusitasi sebanyak tiga kali.

Walaupun kondisinya sangat mengkhawatirkan, kini Jack yang sudah berusia 1 tahun 3 bulan bisa pulang dengan ayahnya, Chris Stevens dan ibunya, Ashton Hodge, dalam keadaan sehat.

“Dia telah melalui banyak hal dalam waktu singkat, tapi ia melakukannya dengan gemilang,” ujar ayah Jack.

“Kami tahu tentang kondisinya sebelum ia lahir dan ia menghabiskan lima bulan pertama hidupnya di rumah sakit,” tambah sang ayah.

Ketika usia Jack baru satu minggu, ia sudah menjalani operasi pertamanya dari sekian banyak operasi yang pernah dijalaninya. Prosedur itu terpaksa dilakukan untuk meningkatkan aliran darah Jack.

Jack sempat meninggalkan rumah sakit pada April tahun lalu. Namun, tiga bulan kemudian ia harus kembali masuk ke rumah sakit setelah didiagnosis menderita stroke. Tapi ia berhasil sembuh dan bisa pulang kembali bersama sang ibu dan ayah.

Related Posts